Jumat, Oktober 7, 2022
Covid-19

#DompuHebat : Gubernur NTB Setujui Penerapan New Normal di Dompu

SUARABBC.COM, Dompu – Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimasyah menyetujui penerapan kehidupan baru atau new normal di Kabupaten Dompu.

Dalam silaturrahminya di Dompu bersama Danrem 162/Wira Bhakti, Kajati dan Kapolda NTB, Kamis, (04/06/2020), Gubernur menyampaikan, setelah dilakukan kajian, Dompu sudah berubah menjadi daerah hijau covid-19, termasuk Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Oleh sebab itu, atas nama ketua Tim Gugus Kendali Covid-19 NTB, Gubernur memutuskan pelaksanaan new normal di Dompu. “Saya menyetujui penerapan kehidupan baru di Kabupaten Dompu,” ujar Gubernur.

Namun dalam kesempatan itu Gubernur mengingatkan, “New normal bukan berarti masyarakat sebebas besanya, tapi harus tetap disiplin, jaga kebersihan lingkungan, rajin cuci tangan. Dan jangan lupa memakai masker, menerapkan phisycal distancing dan sosial diatancing,”.

Baca juga :   Pelaku Mutilasi di Dompu Tetap Dihukum Mati, 1 Orang Masih Menunggu Putusan

Pemberlakuan new normal di Dompu setelah dimohonkan Bupati Bambang M. Yasin selaku ketua tim gugus kendali covid-19. Permohonan itu didasari bahwa perkembangan corona sudah bisa dikendalikan.

Bupati Dompu dalam pengantarnya mengatakan, Dompu sudah mempersiapkan instalasi perawatan dan alat rapid test menuju pemberlakuan new normal.

Ungkap Bupati, munculnya kasus corona di Dompu berasal dari klaster Gowa – Sulsel yang dibawa oleh peserta Ijtima’ Ulama bulan Maret lalu.

Jumlah yang mengikuti kegiatan tersebut 159 orang. Dari jumlah diatas sebanyak 39 orang dinyatakan postif, dan 1 orang meninggal. Mereka yang positif kemudian di karantina. Dan saat ini masih tersisa 9 orang positif masih dirawat di rumah sakit Pratama Manggelewa dan kondisinya sekarang sudah semakin membaik.

Baca juga :   11 Tenaga kesehatan RSUD Dompu diisolasi, IGD ditutup

Selama ini perang terhadap covid-19 ujarnya sudah mengambil berbagai langkah seperti melaksanakan rapid test terhadap 7000 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 5000 orang mahasiswa yang pulang liburan.

Rapid test juga dilakukan terhadap 556 anggota TNI/Polri, 2285 orang ASN. Alat rapid test sendiri berasal dari bantuan perusahaan tambang di Dompu PT. Sumbawa Timur Mining sebanyak 20.000.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda NTB Irjen Muhammad Iqbal dan Danrem 162/Wira Bhakti Brigjend CZI Ahmad Rizal Ramdhani berpesan kepada masyarakat Dompu untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban. (my).

Related Posts

You cannot copy content of this page