Minggu, November 27, 2022
Pendidikan

Danramil Kempo Jadi Pemateri Empat Pilar di SMKN 1 Kempo

SUARABBC, Dompu – Mengisi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah atau PLS di SMK Negeri 1 Kempo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Komandan Rayon Militer 1614-02/Kempo Letnan Satu INF Ibrahim menjadi pemateri empat pilar wawasan kebangsaan.

Empat pilar yang dipaparkan Danramil dihadapan para siswa  dan guru yaitu pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Selain keempat pilar tersebut, juga berbicara tentang bahaya narkoba di kalangan pelajar.

Diuraikan, Pancasila  merupakan suatu dasar negara Indonesia yang merupakan falsafah hidup bangsa dan pedoman tingkah laku bagi semua warga Negara dalam kehidupan sehari hari. Pancasila yang terdiri dari 5 Sila memiliki makna dari setiap sila yang ada dan merupakan satu kesatuan yang utuh.

Kata Pancasila berasal dari bahasa Sansakerta yaitu Panca berarti 5, yang didalamnya terkandung nilai nilai kehidupan dan memiliki arti yang penting.   

Baca juga :   Pengamanan Ketat Soal Ujian di Dompu

Undang undang Dasar 1945 atau UUD 1945 suatu sumber dari segala sumber hokum dasar yang tertulis dan menjadi dasar untuk  mengatur  atau menyelengarakan pemerintahan suatu Negara. Didalamnya memuat pernyataan kemerdekaan, bentuk negara dan bentuk pemerintahan.

Selanjutnya Bhinneka Tunggal Ika  merupakan semboyan negara yang mengandung  makna bahwa negara Indonesia  terdiri dari beraneka ragam suku, bahasa, agama, adat istiadat, bahasa dan budaya yang berbeda beda, tapi merupakan satu kesatuan yaitu  Bangsa Indonesia. 

Para siswa serius menyimak dan berinteraksi dengan pemateri saat penjelasan topik dan sesi tanya jawab tentang empat pilar kebangsaan. (Foto ; IB).

NKRI dijelaskan dia, tempat  dimana kita sebagai warga negara Indonesia  yang letak wilayahnya dari Sabang sampai Merauke dan letak astronominya yang terlewati oleh garis Khatulistiwa yang beriklim tropis dan tanahnya yang subur dan selayaknya bisa mensejahterakan warga negaranya.

Baca juga :   KBM tatap muka diharapkan segera terlaksana di Dompu

Menarik diungkapkan Danramil soal narkoba yang sudah akut dikalangan masyarakat apalagi kaum pelajar. Bahaya narkoba terhadap kelangsungan hidup dapat membunuh manusia secara langsung maupun tidak langsung.

Katanya, “Narkoba juga adalah suatu taktik perang moderen untuk menghancurkan suatu martabat dan kekuatan suatu bangsa dengan target generasi muda untuk dalam waktu jangka panjang,”.  

Sekitar 81 siswa ikut dalam pembekalan wawasan kebangsaan itu. Para siswa dan siswi sangat antusias dalam menerima materi, hal itu dibuktikan adanya interaksi saat sesi tanya jawab guna mengupas tuntas materi dari Danramil.

Pada kesempatan tersebut, Danramil memberi penekanan khusus kepada seluruh pelajar agar tidak coba coba menggunakan narkoba, karena narkoba merupakan racun yang bisa membunuh para pelajar dan akan memusnahkan harapan dan cita cita serta masa depan pelajar Indonesia. 

Kegiatan dilaksanakan sekitar 3 jam, dimulai pada pukul 08.00 Wita sampai selesai.

Hadir di kegiatan dimaksud Kepala Sekolah SMKN 1 Kempo Ir. Adam, para guru dan seluruh Babinsa Koramil 1614-02/Kempo. (my).

Related Posts

You cannot copy content of this page