Minggu, November 27, 2022
Kampung Sehat

Lomba kampung sehat Kapolda NTB, tim penilai Provinsi turun di Desa Kadindi

Penilaian lomba kampung sehat tingkat Provinsi NTB sedang berlangsung. Kampung sehat sendiri merupakan gagasan brilian dari Kapolda NTB Irjend Muh. Iqbal.

EDITOR, Dompu – Tim penilai lomba kampung sehat tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat turun ke Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu untuk penilaian, Ahad, 18 Oktober 2020 pukul 10.00 Wita. Kadindi merupakan Desa yang mewakili Kabupaten Dompu ke tingkat Provinsi.

Tim yang dipimpin Joko Jumadi melakukan peninjauan keamanan di Pos Kamling, Posko Gerak Cepat Penanganan covid-19, Perpustakaan Kadindi Pintar tempat yang dijadikan tempat Isolasi Pasien covid-19, serta peninjaunan ketahanan pangan yang ada di Desa Kadindi.

Kegiatan peninjauan dibagi beberapa tim yang didampingi oleh masing-masing anggota Polres Dompu.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat mengatakan, Desa Kadindi merupakan perwakilan Kecamatan Pekat yang mendapat peringkat ke 3 dalam lomba kampung sehat tingkat Kabupaten Dompu, sekaligus mewakili ke tingkat Provinsi NTB.

Dalam penilaian lomba kampung sehat tingkat Provinsi, ada 4 bidang bahan penilaian yaitu bidang kesehatan, bidang sosial budaya, keamanan dan sosial ekonomi.

“Kami melakukan koordinasi dengan intansi terkait, Pemerintah Desa Kadindi, melakukan penggalangan terhadap Toga, Toda, dan Toma guna berlangsungnya kegiatan sesuai diharapkan,” beber Syarif.

Mewakili Wakil Bupati Dompu, Plt Sekda Muhibudin menyampaikan dalam sambutan menyampaikan kalau dilihat dari peta Desa Kadindi terletak paling barat dan juga daerah yang paling makmur tingkat kesejahteraannya. Didalamnya berkumpul berbagai macam suku hidup dalam keadaan rukun dan damai.

Baca juga :   Pastikan keadaan kondusif, Kapolda NTB dan Danrem 162/WB silaturrahmi dengan SUKA

“Keselurahan Desa di kecamatan Pekat terlihat di peta pandemi covid-19 Alhamdulillah hijau semua. Kami yakin kondisi covid-19 di Desa Kadindi dalam keadaan aman, sehingga di peta covid-19 selalu warna hijau,” ungkapnya.

Katanya, Desa Kadindi adalah Desa yang cukup maju pada tahun 2019. Lalu terkait dengan penilaian ketahanan pangan, Desa Kadindi mendapat juara 3 nasional. Selain itu, dalam lomba perpustakaan mendapat juara 2 di tingkat Provinsi.

Muhibuddin mengimbau, dimasa pandemi ini jangan sampai menghalangi aktifitas masyarakat, namun yang terpenting yaitu menerapkan protokol kesehatan covid-19.

“Ya, tingkat kemakmuran masyarakat Desa Kadindi sangat maju dan mandiri. Disini juga ada komoditas walet,” tutup Inspektut Inspektorat itu.

Sementara itu, ketua tim Joko Jumadi mengawali sambutannya mengatakan pada kesempatan kali ini pihaknya yang turun penilaian berjumlah enam orang.

“Alhamdulillah, kami bisa berkunjung di Desa Kadindi yang sangat sejuk dan damai ini,” ujar Joko dengan pujian.

Dalam proses penilaian nanti papar Joko, dibagi dua tahap, yang pertama tim sebelumnya sudah terjun tanpa sepengetahuan Kades maupun Kapolsek untuk menilai penerapan protokol covid-19.

Dari beberapa aspek penilaian, tim turun dengan penilai masing masing item yang akan dilombakan.

Untuk bidang kesehatan, Joko berharap dari Bidan Desa ataupun dari Satgas covid-19 mempersiapkan perlengkapannnya.

Terakhir nanti, tim akan ke lapangan untuk melihat langsung bagaimana penerapan protokol kesehatan di Desa Kadindi.

“Tujuan Kapolda melaksanakan lomba ini bukan semata-mata untuk menjadi juara, melainkan sebagai salah satu bentuk ikhtiar kita untuk memutus matat rantai Covid-19 di Provinsi NTB,” terangnya.

Baca juga :   Kapolda NTB turunkan bantuan bagi korban banjir Hu'u Dompu

“Sampai saat ini belum ditemukan obat ataupun vaksinnya. Kita hanya bisa berupaya semaksimal mungkin untuk mematuhi protokoler covid-19 antara lain kita memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan jauhi kerumunan.” imbau Joko.

Katanya, banyak masyarakat yang tidak percaya dengan adanya virus covid-19. Sama halnya dengan jajarannya, tetapi setelah mengetahui ada teman yang meninggal karna infeksi virus covid-19 baru terbuka pikiran bahwa covid-19 benar ada.

“Memang benar covid-19 sembuh dengan sendirinya, tetapi untuk orang yang kondisi tubuhnya fit tetapi yang berbahaya adalah dia membawa virus ini kepada orang lain yang kondisi tubuhnya lemah dan disitu sangatlah riskan,” kata Joko.

Terakhir, atas nama tim Joko mengucapkan terima kasih banyak atas penyambutan yang luar biasa dari Kepala Desa dan jajaran serta masyarakatnya. “Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan dalam penilaian nanti,” pungkas Joko.

Usai sambutan ketua tim, dilanjutkan pembacaan Doa oleh Kepala KUA Kecamatan Pekat Rusli. Selanjutnya tim meninjau kelengkapan kesehatan di Poskesdes.

Hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris tim gugus percepatan penanganan covid-19 Jufri, Kabag Prokopim Setda Humas Dompu Muhammad Iksan, Kasat Binmas Polres Dompu IPTU Jailani,
Kapolsek Pekat IPDA Muh. Sofyan Hidayat.

Terlihat juga Camat Pekat Gunawan, Kepala UPTD Puskesmas Calabai Syafrudin, Kepala Desa Kadindi Doriwanto, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan sekitar 150 tamu undangan.

Related Posts

No Content Available

You cannot copy content of this page