Rabu, Agustus 17, 2022
Eksekutif

Menanti Sekda Dompu yang baru : Dilelang atau Bupati menunjuk?

SUARABBC.COM, Dompu – Masa jabatan Sekda Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat akan berakhir per 1 September 2020. Untuk mendapatkan Sekda yang baru, Bupati harus membentuk panitia seleksi (pansel) yang bertugas melakukan pelelangan jabatan.

Saat diwawancara diruang kerjanya perihal proses seleksi Sekda, Bupati Dompu Bambang M. Yasin menuturkan untuk mendapatkan orang yang dibutuhkan, dia berharap bisa didapat dari proses sekali lelang. Kalaupun seandainya sudah dilakukan proses lelang sebanyak 2 kali belum juga mendapatkan Sekda yang baru, maka Bupati bisa langsung menunjuk siapa yang memenuhi syarat.

“Ya, mudah-mudahan sekali lelang kita bisa langsung dapat orang yang kita butuhkan. Kalau 2 kali lelang tidak dapat, ya, Bupati bisa langsung menunjuk siapa yang memenuhi syarat untuk posisi itu,” cetus dia.

Baca juga :   Peringati HUT TNI ke-73, Kodim Dompu Gelar Banyak Kegiatan

Mengenai waktu pembukaan pendaftaran, dia mengatakan, begitu Sekda selesai masa jabatannya maka akan dibuka pendaftaraan melalui Pansel.

Saat ini dirinya belum mau membuka seleksi Sekda karena orangnya masih ada. Menurut Bupati, tidak mungkin membuka pansel sedangkan orangnya masih ada. Dia berujar, meskipun mungkin pernah terdengar ditempat lain bisa dilakukan seperti itu, tapi dirinya tidak akan melakukannya.  “Kita pansel orangnya masih ada, masih duduk disitu, kita pansel kan kursinya, ndak elok lah,” ucap Bambang.

Katanya, sebelum ada Sekda definitif aturannya di Plt kan, baru kemudian prosesnya dimulai dengan membuka lelang jabatan. Prosedur dan segala macam sudah ada aturannya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menolak menyebutkan siapa-siapa pejabat yang memenuhi syarat untuk ikut seleksi Sekda. Dirinya tidak mau subyektif menyebut siapa-siapa dan sebagainya. “Saya tidak mau menyebut siapapun itu pejabat yang memenuhi syarat, tapi yang jelas ada banyak para pejabat eselon II saat sekarang yang secara umur, secara administratif termasuk mereka yang pernah Diklat Spamen memenuhi kriteria untuk ikut dalam proses lelang jabatan Sekda,” ungkapnya.

Baca juga :   Kepala BKD Dompu dan Kabid Mutasi diperiksa penyidik Polri, Bupati menyusul

Soal siapa Plt Sekda, Bupati tidak mau menyebutnya. “Siapa Plt nya masih rahasia,” ujar Bupati, Senin, 27 Juli 2020. (my).

Related Posts

You cannot copy content of this page