Kamis, Agustus 11, 2022
Olahraga

Kantongi 24 dukungan, NTB percaya diri jadi tuan rumah PON 2028

EN, Mataram – Siapa yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional tahun 2028 mendatang saat ini masih teka teki. Dua Provinsi dalam hal ini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sudah dipastikan maju untuk mengambil bagian dari perhelatan olahraga nasional itu seperti Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Ketua umum KONI NTB Mori Hanafi mengatakan penentuan tuan rumah PON dipilih oleh ketua-ketua Koni. “Suaranya dari ketua-ketua Koni Provinsi,” jelasnya, melalui saluran telepon, Selasa, 29 Maret 2022.

Dalam hal penentuan tuan rumah PON, Pemerintah pusat akan mengikuti siapa yang dipilih, yang mengantongi suara mayoritas. “Sistem penentuannya menggunakan sistem voting,” ujar Wakil Ketua DPRD NTB itu.

Diungkapkan, sampai saat ini yang menyatakan mendukung dalam bentuk surat dukungan sudah 18 Provinsi, kalau ditambah dengan NTB dan NTB berarti sudah 20 dukungan. Selain itu, masih ada lagi 4 Provinsi yang menyatakan dukungannya tapi suratnya masih dijemput yaitu Kalimantan Barat, Banten, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan. “Insha Allah kekuatan kita itu sudah 24 Provinsi,”. Kemudian, Jawa Timur yang sebelumnya berniat menjadi tuan rumah sekarang sudah mundur dan mengalihkan dukungan ke NTB.

Baca juga :   Terduga pelaku panah ditangkap kemarin, ini kronologisnya

“Makanya, mudah-mudahan kita menang bulan Mei nanti, baru nanti kita bahas skema anggarannya. Kalau saat ini kita masih terlalu dini karena kita juga belum ditentukan sebagai pemenang. Begitu kita ditentukan sebagai pemenang, kita harus langsung konsolidasi tentunya ada anggaran-anggaran yang harus kita persiapkan diawal karena 6 tahun itu kita dimandatkan untuk menyiapkan infrastruktur, kesiapan-kesiapan kita di NTB dan NTT,” tambahnya.

Sementara dukungan Pemerintah Provinsi sendiri sudah jelas ditandai dengan ditandatanganinya kesepakatan kedua daerah yaitu NTB dan NTT yang bersedia menjadi tuan rumah. “Itukan yang tanda tangan Gubernur sama Gubernur,”.

Untuk rencana venue, perkiraan cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan sambung dia lagi ada 60 Cabor. Kemungkinan akan dibagi masing-masing 30 Cabor untuk NTT dan 30 di NTB.

Seperti daerah-daerah lainnya selama ini yang pernah menjadi tuan rumah PON, NTB pun menargetkan masuk menjadi 5 besar peraih medali. Mori menyampaikan, pihaknya punya target masuk 5 besar dengan Cabor unggulan pendulang emas yang pertama adalah atletik, tinju, silat, “Cabor-cabor beladiri itu NTB unggul. Kemudian panjat tebing, berkuda, dan mudah mudahan venue berkuda adanya di NTB, kita bisa mendulang emas. NTB siap dan percaya diri jadi tuan rumah,” tutupnya.

Baca juga :   PSSI Dompu Dipercaya Gelar Kompetisi Liga 3 Rayon NTB

Pelatih Beladiri Kempo di Kabupaten Dompu Arifuddin H.AG yang dihubungi terpisah, sangat mendukung NTB selaku tuan rumah, dedangkan untuk venue-venue beladiri Kempo sudah siap.

Arifuddin berjanji akan akan mengulang tradisi, diaman Cabor Kempo selama ini selalu meraih medali emas dibeberapa event termasuk PON Papua kemarin.

Persiapan-persiapan yang dilakukan saat ini tengah menjaring bibit-bibit unggul ditingkat Kecamatan untuk dilatih dan dibina. “Ada empat 4 calon baru yang akan dipersiapkan mengikuti Porprov 2022 sebagai gerbang menuju PON, dimana kita akan seleksi potensi atlit di kelas 55 dan 60. Kempo Dompu siap mengulang sejarah seperti di Papua kemarin,” semangatnya.

Related Posts

You cannot copy content of this page