EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
No Result
View All Result
EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
Home Kolom & Opini

Pupuk Kandang dan Biogas Sebagai Alternatif Pengelolaan Lingkungan Hidup yang Berintegrasi Dengan Sektor Pertanian

1 Februari 2022
in Kolom & Opini
0 0
0
Biogas

📷 Ilustrasi pengelolaan kotoran Sapi (feses) menjadi energi alternatif biogas. (Kompasiana.com).

Share on FacebookShare on Twitter
Gambar 2. Analisis Data Feses Sapi dan Pemanfaatan. (MIF Ahmad).

DATA DAN ANALISIS

Data populasi sapi Kabupaten Dompu tahun 2016 (BPS Kab. Dompu), asumsi jumlah sapi yang dipelihari 10% dari populasi keseluruhan, jumlah feses sapi per hari menggunakan asumsi 15 kg/hari, alokasi penggunaan pupuk kandang di lahan persawahan sebesar 4 ton/ha, berat jenis kotoran sapi 1,10 kg/m3. Jumlah feses sapi yang dihasilkan sapi dalam kandang sebanyak 65.340.840 kg/tahun, volume feses sapi yang dihasilkan sebesar 59.400,76 m3/tahun atau setara dengan 5,94 m/ha/tahun.

POLA PEMANFAATAN

A. Pupuk Kandang

• Populasi sapi dalam kandang sebanyak 11.934 ekor apabila menggunakan asumsi feses per hari 15 kg maka berpotensi menghasilkan feses sebanyak 65.340.840 kg/tahun. Jika dijadikan pupuk kandang akan membantu merehabilitasi kondisi fisis/kimiawi tanah dan mengurangi penggunaan pupuk kiwiawi lahan sawah seluas 16.355 ha/tahun.

• Feses sapi yang sudah difermentasi berpotensi menjadi sumber pendapatan baru masyarakat sebagai media tanam tanaman hias dengan harga mulai dari Rp. 1.000/kg.

B. Pembuatan Biogas

• Memanfaatkan feses sapi sebagai bahan baku utama teknologi biogas, pembuatan biogas yang mengurangi limbah (fese sapi) setidaknya 6 m3 per minggu atau setara dengan feses 60 ekor sapi per minggu.

• Biogas yang dihasilkan digunakan oleh rumah tangga sekitar reaktor biogas.

• Sumber pendapatan baru yaitu dengan mengisi biogas ke dalam tabung gas menggunakan alat konverter.

Baca juga :   Alumni Unram - Dompu akan menggelar Musda perdana

POLA KERJASAMA DAN PEMBERDAYAAN

Pelestarian lingkungan hidup yang berintegrasi dengan sektor pertanian dapat berjalan efektif dan efisien melalui pola kerjasama multi sektor dan pemberdayaan kelompok masyarakat yaitu :

A. Pihak Pemerintah

• Dinas Lingkungan Hidup, mengambil peran dengan menggalakkan kampanye dan penyuluhan lingkungan, melakukan upaya pengawasan/pengendalian lingkungan secara rutin dan berkala, menyenggarakan prog/kegiatan pembuatan biogas sebagai alternatif sumber energi terbarukan, membuka dan mempermudah akses pemasaran bagi kelompok masyarakat penghasil produk berbahan dasar feses sapi, mengoptimalkan kelompok masyarakat berbasis pengamanan lingkungan hidup

• Dinas Peternakan, membuat standarisasi kandang yang sehat dan bersih, melakukan pengawasan/pengendalian secara rutin dan berkala, memberikan pelatihan dan sosialisasi pembuatan pupuk kandang, membuka dan mempermudah akses pembiayaan bagi kelompok masyarakat penghasil produk berbahan dasar feses sapi, menggalakkan program pemberdayaan kelompok masyarakat ternak.

• Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, menggalakkan gerakan penggunaan pupuk kandang, menggiatkan penyuluhan dan sosialisasi manfaat pupuk kandang, membuka dan mempermudah akses pembiayaan bagi kelompok masyarakat pengguna produk berbahan dasar feses sapi, mengoptimalkan fungsi dan peran kelompok tani dalam menggunakan pupuk kandang.

B. Kelompok Masyarakat

• Meningkatkan kapasitas pembuatan pupuk kandang dan biogas dengan mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang diselenggarakan oeleh pemerintah maupun lembaga non-pemerintah

Baca juga :   Berkah jalan sehat IKA Unram Dompu bagi UMKM, duit puluhan juta beredar di arena CFD

• Meluaskan akses informasi dan teknologi untuk mendapatkan inspirasi penerapan teknologi yang kreatif dan innovatif dalam hal pemanfaatan pupuk kandang dan biogas

• Mencari peluang dan akses pembiayaan dalam rangka pengembangan dan innovasi pengolahan produk berbahan dasar feses sapi.

KESIMPUALAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

• Pembuatan pupuk kandang dan biogas merupakan salah satu contoh program/kegiatan yang dapat dibangun berlandaskan semangat keterpaduan antara berbagai elemen pemerintah dan dapat dikembangkan melalui pola kemitraan bersama masyarakat.

• Pembuatan pupuk kandang dan biogas dapat meminimalisir potensi pencemaran lingkungan hidup, meningkatkan taraf kesehatan masyarakat, menambah sumber pendapatan masyarakat dan meningkatkan nilai estetika lingkungan.

• Penggunaan Pupuk kandang mampu memperbaiki kondisi fisis/kimiawi tanah pertanian sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk kimiawi.

• Pembuatan pupuk kandang dan biogas membuka peluang masyarakat untuk memanfatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

B. Saran
• Data yang dipakai tidak up to date seharusnya menggunakan data terkini, data tahunan, data detail populasi sapi tiap kecamatan dan desa, data jumlah real sapi yang dikandangkan.

• Membuka akses pendanaan ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

• Tulisan ini masih sangat sederhana karena itu kami selalu terbuka dengan saran dan kritikan dari semua pihak.

*Jafung Penyuluh Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dompu

Page 2 of 2
Prev12
Tags: biogasbupati dompuDinas lh dompudompuEkonomienergi terbarukanjarapasakalingkungan hidupMif ahmadMuhammad irfan fahmipertanianpeternakanPupuk kandangwabup dompu
ShareTweetSend

Related Posts

Iran: Presisi, Cerdas, Kuat
Kolom & Opini

Iran: Presisi, Cerdas, Kuat

7 April 2026
Menko Pratikno Lecehkan Prabowo
Kolom & Opini

Menko Pratikno Lecehkan Prabowo

2 Januari 2026
Publik Dipaksa Curiga, Logika Awam Diuji oleh Aturan KPU
Kolom & Opini

Publik Dipaksa Curiga, Logika Awam Diuji oleh Aturan KPU

16 September 2025

Berita Rekomendasi

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD
Bakti Sosial

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

23 Juni 2026

Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

25 Juni 2026
Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela

Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela

19 Juni 2026

Populer

  • Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Dompu – RSUD Manggelewa sepakati pelayanan darah yang aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baznas Dompu distribusikan bantuan 1 miliar lebih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hadir sejak tahun 2017. Menjawab tuntutan kebutuhan informasi masyarakat.

Pedoman Media Siber

Mengenai EDITOR | News

Karir

Beriklan

© 2022 Copyright Editor.co.id - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Pembangunan
  • Headline
  • Kolom & Opini
  • Kabar Hukum
  • Pilkada
  • Eksekutif
  • Advertorial
  • Traveling

© 2022 Copyrights Editor.co.id. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.