Dompu [EDITOR I News] – Sebagai salah satu institusi pemerintah penanggung jawab terhadap pelayanan dasar yang vital bagi masyarakat, RSUD Dompu dan RSUD Manggelewa terus memperkuat sinergitas dalam memaksimalkan pelayanan.
Kedua rumah sakit milik Pemkab Dompu, Nusa Tenggara Barat tersebut menyepakati kerjasama tentang pelayanan transfusi darah yang tertuang dalam dokumen Memorandum of Understanding (MoU), nomor pihak pertama: 800/1.9/RSUDM/I/2025 dan nomor pihak kedua: 800/04/RSUD/2025.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh kedua direktur RSUD pada Rabu (3/7), bertempat di RSUD Dompu. Direktur RSUD Dompu, Fitratul Ramadhan dan direktur RSUD Manggelewa, Laela Soraya. Kedua pimpinan RSUD didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan RSUD Dompu, Nirwana Malik dan Kepala Seksi Penunjang Medis RSUD Dompu, Siti Johariah.
Kepala seksi humas RSUD Dompu, Iradat mengatakan, pelaksanaan perjanjian kerjasama pelayanan darah ini bertujuan untuk memenuhi ketersediaan darah yang aman untuk kebutuhan pelayanan kesehatan serta memelihara dan meningkatkan mutu pelayanan darah.
Selanjutnya, memudahkan akses memperoleh darah untuk penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan, dan memudahkan akses memperoleh informasi tentang ketersediaan darah.
“Itu empat poin penting tujuan dari kesepakatan kerjama ini,” terang Iradat.
Dijelaskan, bahwa kerjasama antara RSUD Dompu dan RSUD Manggelewa Dompu merupakan tindak lanjut perpanjangan kontrak MoU yang dimulai tahun 2025 kemarin.
“Kolaborasi ini merupakan lanjutan kerjasama tahun kedua bagi kedua belah pihak,” ucap Iradat.
Sementara itu direktur RSUD Manggelewa, Laela Soraya kemukakan, penandatanganan MoU menjadi langkah strategis dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan transfusi darah yang aman, cepat, efektif, dan sesuai standar pelayanan kesehatan. Yang bermakna, RSUD Manggelewa dan RSUD Dompu akan saling bersinergi dalam pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien, khususnya dalam penanganan kasus kegawatdaruratan, tindakan operasi, pelayanan ibu dan anak, serta kebutuhan medis lainnya yang memerlukan dukungan transfusi darah.
“Mengingat, pelayanan transfusi darah merupakan salah satu komponen penting dalam pelayanan kesehatan. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan koordinasi dan pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien dapat berjalan lebih optimal, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan berkualitas,” ungkapnya.
Ia mengatakan, kerja sama ini juga menjadi wujud nyata kolaborasi antar institusi kesehatan dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berkesinambungan di Kabupaten Dompu.









