EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
No Result
View All Result
EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
Home Kolom & Opini

Publik Dipaksa Curiga, Logika Awam Diuji oleh Aturan KPU

16 September 2025
in Kolom & Opini
0 0
0
📷 Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin saat memantau simulasi pilkada di Maros, Sulawesi Selatan (15/9/2024). (IDN Times).

📷 Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin saat memantau simulasi pilkada di Maros, Sulawesi Selatan (15/9/2024). (IDN Times).

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Rina Syafri*

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerbitkan Keputusan Nomor 731 Tahun 2025 yang menetapkan 16 dokumen persyaratan pasangan calon presiden dan wakil presiden sebagai informasi yang dirahasiakan dari publik. Dokumen-dokumen tersebut mencakup profil singkat, laporan harta kekayaan, hingga ijazah pendidikan.

Peraturan baru ini langsung berlaku. Dalam arti, semua dokumen capres dan cawapres yang ada di KPU selama ini tidak boleh dilihat oleh siapa pun.

Sebagai warga biasa, saya tidak punya akses ke ruang kekuasaan. Saya hanya punya logika sederhana dan naluri untuk membedakan mana yang wajar dan mana yang janggal.

Ketika aturan ini muncul di tengah ramainya isu keabsahan ijazah mantan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Gibran, saya dipaksa untuk berpikir keras. Kenapa sekarang? Kenapa bukan dari dulu?

Baca juga :   Di Mana-mana Pemimpin Membangun Rakyat, Di Sini Membangun Kekayaan Korupsi

Saya bukan ahli hukum. Tapi saya tahu bahwa jabatan presiden dan wakil presiden adalah jabatan publik. Maka dokumen persyaratan mereka juga seharusnya menjadi milik publik.

Dengan gercep KPU menetapkan dokumen itu sebagai rahasia, saya justru semakin curiga. Logika manusia bodoh pun bisa menangkap bahwa ini bukan sekadar kebijakan administratif. Ini seperti gerakan refleks untuk menutup sesuatu yang sedang dipertanyakan.

Alih-alih meredakan keraguan, keputusan ini justru memperkuat penilaian masyarakat bahwa ada masalah serius dalam dokumen pencalonan.

Saya tidak ingin berspekulasi. Tapi saya juga tidak bisa menolak kenyataan bahwa tindakan KPU ini membuat saya dan banyak orang awam lainnya merasa dipaksa untuk curiga.

Baca juga :   Berdoalah Agar KPU Jujur dan Adil

Demokrasi seharusnya dibangun di atas kepercayaan. Tapi kepercayaan tidak bisa tumbuh dari kebijakan yang menutup-nutupi.

Jika KPU ingin menjaga integritasnya, maka satu-satunya jalan adalah membuka kembali akses terhadap dokumen publik. Karena semakin ditutup, semakin besar kecurigaan itu tumbuh. Dan kami, orang awam, akan terus dipaksa untuk berpikir keras atas sesuatu yang seharusnya jelas.

 

*Pemerhati Sosial Politik

 

 

Tags: dokumen capres cawapresDokumen capres rahasiaKeputusan kpu 731/2025Kpu ri
ShareTweetSend

Related Posts

Iran: Presisi, Cerdas, Kuat
Kolom & Opini

Iran: Presisi, Cerdas, Kuat

7 April 2026
Menko Pratikno Lecehkan Prabowo
Kolom & Opini

Menko Pratikno Lecehkan Prabowo

2 Januari 2026
UGM Pelopor Hilirisasi Ijazah Palsu?
Kolom & Opini

UGM Pelopor Hilirisasi Ijazah Palsu?

25 Juli 2025

Berita Rekomendasi

Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela
Berita Utama

Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela

19 Juni 2026

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

23 Juni 2026
Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

25 Juni 2026

Populer

  • Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Dompu – RSUD Manggelewa sepakati pelayanan darah yang aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baznas Dompu distribusikan bantuan 1 miliar lebih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hadir sejak tahun 2017. Menjawab tuntutan kebutuhan informasi masyarakat.

Pedoman Media Siber

Mengenai EDITOR | News

Karir

Beriklan

© 2022 Copyright Editor.co.id - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Pembangunan
  • Headline
  • Kolom & Opini
  • Kabar Hukum
  • Pilkada
  • Eksekutif
  • Advertorial
  • Traveling

© 2022 Copyrights Editor.co.id. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.