Selasa, September 27, 2022
Advertorial

Pantai Lakey Dikunjungi Wisatawan, Pedagang Diuntungkan

SUARABBC, Dompu Kegiatan rekreasi oleh para pengunjung dan wisatawan di kawasan pantai lakey yang terletak di Desa Hu’U, Kecamatan Huu, Kabupaten Dompu, tidak hanya mampu menyedot perhatian para pengunjung yang terlihat berdatangan dilokasi tersebut. Akan tetapi hal itu pun juga menarik perhatian para pedagang yang memanfaatkan momentum untuk mencari keuntungan dengan cara berjualan.

Pantauan langsung wartawan aktivitas para pedagan gdi lokasi tersebut tidak hanya terlihat pada saat hari-hari libur saja. Akan tetapi di momentum hari – hari besar seperti malam tahun baru dan lainya tetap saja terlihat. Bahkan jumlah pedagang yang berjualan di lokasi kawasan pinggir pantai lakey Dompu makin bertambah. Tidak hanya itu, harga jenis – jenis dagangan yang dijual para pedagang di lokasi itu pun, sangat mahal dan berbeda dengan harga biasanya. Harga itu pun bisa dijumpai pada saat hari-hari besar seperti malam tahun baru dan hari besar lainya.

Baca juga :   Kadis Kominfo Bicara Keterbukaan Informasi dan Website OPD

Sebut saja satu Porsi Nasi campur yang bisanya dijual dengan harga Rp.15 ribu per-piring, dipasang dengan harga Rp.20ribu. Minuman kemasan Botol jenis Aqua dari harga Rp. 5 ribu naik menjadi Rp.10 ribu Per-botol. Rokok merek Sampoerna Mild Rp. 20 ribu naik menjadi Rp.25ribu Per-Bungkus. Begitu pun dengan dagangan lain yang tidak kalah mahalnya.”Kami sering berjualan di lokasi pantai lakey ini dan Alhamdulillah dagangan saya laris karena banyak pengunjung yang membeli,” ujar Wahida (40 thn) warga Desa Rasa Bou, Kecamatan Huu, Kabupaten Dompu.

Diakui Wahidah, keuntungan yang berhasil didapatkan selama berjualan dilokasi tersebut mencapai Jutaan Rupiah per-hari.”Biasanya kalau saya berjualan ditempat lain hanya mendapat keuntungan Rp.500ribu per- hari. Namun saat saya berjualan di lokasi ini keuntungannya mencapai Rp.1 Juta lebih per-hari. Keuntungan itu di dapatkan saat harui hari besar seperti malam tahun baru dan lainya,” jelasnya. (*).

Baca juga :   MTQ Sebagai Media Mengembangkan Syiar Islam di Bumi Nggahi Rawi Pahu

Related Posts

You cannot copy content of this page