EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
No Result
View All Result
EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
Home Kolom & Opini

Aksi Blokir Jalan Dalam Perspektif Lingkungan Hidup

22 November 2022
in Kolom & Opini
0 0
0
📷 Muhammad Irfan Fahmi (Topi Rimba)

📷 Muhammad Irfan Fahmi (Topi Rimba)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Muhammad Irfan Fahmi, ST*

Era keterbukaan seperti sekarang memberi peluang setiap lapisan masyarakat menyampaikan aspirasi. Meskipun demikian, cara penyampaian aspirasi harus tetap menjaga kondusifitas atau tidak bertentangan dengan norma dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Namun sangat disesali manakala cara penyampaian aspirasi kepada pemerintah masih menggunakan cara aksi blokir jalan yang disertai penebangan pohon. Aksi blokir jalan berpotensi mengganggu kepentingan umum, merusak fasilitas umum, menghambat aktivitas sosial ekonomi masyarakat, dan menimbulkan permasalahan lingkungan.

Umumnya jalur hijau jalan di Kabupaten Dompu ditanami pohon Trembesi sehingga hampir semua aksi blokir jalan selalu menebang pohon Trembesi. Secara fisik pohon Trembesi (samanea saman) memiliki ciri-ciri tajuk yang lebar, pertumbuhan yang cepat, percabangan yang banyak dan kanopi yang luas. Ciri-ciri tersebut menjadikan pohon Trembesi sebagai pilihan utama pohon yang ditanam di sempadan jalan untuk menciptakan jalur jalan yang hijau, sejuk, dan indah.

Baca juga :   Vonis Mati Ferdy Sambo Akan Berdampak Positif

Tanpa disadari aksi blokir jalan dengan menebang pohon Trembesi berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan di antaranya :

1. Kebisingan dan Debu Pada Jalur Hijau, pohon Trembesi yang tumbuh di pinggir jalan memiliki fungsi sebagai penyerap kebisingan yang ditimbulkan oleh lalu lintas kendaraan. Pohon Trembesi mampu menyerap kebisingan 0,1-0,2% bahkan lebih efektif dibandingkan pohon Angsana dan pohon Mahoni (Hamidun Maniri Susanti, 2021) maka pohon Trembesi merupakan vegetasi yang efektif ditanam pada permukiman yang letaknya di sepanjang jalur hijau yang memiliki volume lalu lintas yang tinggi. Ciri-ciri fisis pohon Trembesi yang berdaun lebat berpotensi lebih besar mengikat partikel debu dan asap di sepanjang jalan sehingga mendukung terciptanya kualitas udara yang bersih dan meminimalisir polusi udara.

2. Menurunkan Daya Serap Karbon dan Produksi Oksigen, Trembesi memiliki fungsi ekologis yang tinggi sebagai carbon stock dan produsen oksigen. Dalam satu tahun pohon trembesi mampu menyerap sebanyak 28.488,39 kg karbondioksida (Dahlan, 2010) atau setara 78,05 kg CO2 sehari, jika diasumsikan produksi oksigen setara dengan daya serap karbon maka satu pohon Trembesi dewasa dapat mensupplay 78,05 kg Oksigen dalam sehari. Menurut para penulis artikel The global oxygen budget and its future projection yang terbit di bulletin Science pada 30 September 2018, tiap orang dewasa membutuhkan 1,17 kilogram oksigen per hari (https://www.forestdigest.com) artinya setiap satu pohon Trembesi yang ditebang saat aksi blokir jalan berpotensi mengurangi supply oksigen untuk 66 orang dewasa per hari. Merawat dan terus menanam pohon Trembesi di jalur jalan berarti ikut berkontribusi memperkuat komitmen Pemerintah Republik Indonesia dalam rangka menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26% hingga 41% pada tahun 2030 (dokumen Nationally Determined Contribution, 2016).

Baca juga :   Joko, Macan Culun Yang Kini Berkuku dan Bertaring Sempurna
Page 1 of 3
123Next
Tags: Blokir jalandemonstrasiDinas lingkungan hidup dompudompuEkosistemKarbondioksidakerusakan lingkunganKeseimbangan lingkunganLingkunganpohon trembesi
ShareTweetSend

Related Posts

Iran: Presisi, Cerdas, Kuat
Kolom & Opini

Iran: Presisi, Cerdas, Kuat

7 April 2026
Menko Pratikno Lecehkan Prabowo
Kolom & Opini

Menko Pratikno Lecehkan Prabowo

2 Januari 2026
Publik Dipaksa Curiga, Logika Awam Diuji oleh Aturan KPU
Kolom & Opini

Publik Dipaksa Curiga, Logika Awam Diuji oleh Aturan KPU

16 September 2025

Berita Rekomendasi

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD
Bakti Sosial

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

23 Juni 2026

Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

25 Juni 2026

Populer

  • Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Dompu – RSUD Manggelewa sepakati pelayanan darah yang aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baznas Dompu distribusikan bantuan 1 miliar lebih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hadir sejak tahun 2017. Menjawab tuntutan kebutuhan informasi masyarakat.

Pedoman Media Siber

Mengenai EDITOR | News

Karir

Beriklan

© 2022 Copyright Editor.co.id - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Pembangunan
  • Headline
  • Kolom & Opini
  • Kabar Hukum
  • Pilkada
  • Eksekutif
  • Advertorial
  • Traveling

© 2022 Copyrights Editor.co.id. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.