EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
No Result
View All Result
EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
Home Kreativitas

Perjuangan menempuh ribuan kilometer ‘berburu rupiah untuk mewujudkan harapan yang kandas’

10 Maret 2023
in Kreativitas
0 0
0
📷 Pelajar ini sengaja berhenti hanya untuk berpose dan menyerahkan uang buat manusia perak. Pelajar lainnya yang kebetulan lewat disitu pasti menyempatkan menghampiri Yono dan mengajak foto selfie. (my).

📷 Pelajar ini sengaja berhenti hanya untuk berpose dan menyerahkan uang buat manusia perak. Pelajar lainnya yang kebetulan lewat disitu pasti menyempatkan menghampiri Yono dan mengajak foto selfie. (my).

Share on FacebookShare on Twitter
📷 Penghibur pengendara di perempatan lampu merah Koramil Kota jalan Soekarno – Hatta. (my).

“Sedih ninggalin istri dan anak, mau pulang jadi pengangguran. Sebelumnya saya pernah kerja di sawah dan kuli bangunan di kampung. Kesini kasih tahu istri cari uang, dan istri pesan hati-hati, suruh cari uang halal. Dan saya ke Dompu asal gak maling dan nipu orang,” tutur dia jujur.

Perak yang kontroversial

Setibanya di Dompu, Yono ngekos di Sawete Barat, Kelurahan Bali Satu dekat SMA Kosgoro. Tiap bulan dia harus membayar 500 ribu rupiah.

Setelah mendapat pemondokan, ia tidak berpikir panjang, dan mulai menjajakan keunikan di atas trotoar samping kantor DPMPD.

Pagi sekitar pukul 8, Yono dengan kaca mata hitam nya mulai keluar dari kediamannya menuju lampu merah menggunakan ojek, dan dia harus merogoh kocek sebesar 15 ribu rupiah, begitu juga saat dia pulang sore hari.

Baca juga :   Program Jara Pasaka di sektor pertanian dan perkebunan

Sesampainya di lokasi, ia mulai mengecat sendiri seluruh badannya mulai ujung rambut sampai ke jari-jari kaki menggunakan tinta sablon warna perak di pos polisi lalu lintas, pojok lampu merah. Warna perak adalah warna yang pernah menimbulkan masalah sosial di ibu kota karena warna itu dipakai oleh seseorang sampao dinamakan manusia perak.

Dipilihnya cat warna perak ujar dia biar kelihatan menarik, namun harus menanggung merasakan mata yang perih. Cat tubuh seperti itu belajar dari youtube aksi remaja di Kota Tua Jakarta.

Manusia setengah patung

Ditempat mengais rejeki, Yono bersifat pasif, dengan celana kolornya hanya berdiri setengah patung sambil memegang kotak kecil layaknya pencari bantuan sosial. Para pengendara dan pejalan kaki dibuat tertarik sehingga muncul rasa belas kasih dan mau bersedekah, mereka langsung mengulurkan tangan dengan rupiah dalam genggaman jari, dan Yono menghampirinya.

Baca juga :   Tim BP2P NT-1 mulai survey Desa relokasi bencana, Bupati dan Wabup Dompu turun langsung

Walaupun begitu, sosok ini harus berjibaku dengan teriknya matahari dan bermandikan keringat.

📷 Si Adek yang pulang sekolah rela turun dari boncengan ortunya karena mau foto selfie dengan manusia setengah patung. (my).

Destinasi swafoto anak-anak

Ada hal menarik, anak SD dan TK yang kebetulan lewat disitu baik dengan kendaraan maupun jalan kaki terlihat senang dengan mahluk aneh itu. Mereka lalu memberikan uang, laki-laki perak itu kemudian diajak swafoto. Usai foto selfie, mereka pun beranjak pulang kerumah.

Dia mengakui tidak pernah meminta di jalan. “Saya gak minta di orang orang yang stop di lampu merah, saya hanya berdiri saja karena malu. Dan saya terpaksa lakukan ini karena himpitan ekonomi,” katanya.

Page 2 of 3
Prev123Next
Tags: dompumanusia perakpengamen tanpa gitar
ShareTweetSend

Related Posts

kkn jual kopi
Kreativitas

Mahasiswa hebat! : KKN sambil jualan Kopi dan pendapatan buat pengembangan pariwisata

25 Juli 2020

Berita Rekomendasi

Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela
Berita Utama

Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela

19 Juni 2026

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

23 Juni 2026
Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

25 Juni 2026

Populer

  • Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Dompu – RSUD Manggelewa sepakati pelayanan darah yang aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baznas Dompu distribusikan bantuan 1 miliar lebih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hadir sejak tahun 2017. Menjawab tuntutan kebutuhan informasi masyarakat.

Pedoman Media Siber

Mengenai EDITOR | News

Karir

Beriklan

© 2022 Copyright Editor.co.id - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Pembangunan
  • Headline
  • Kolom & Opini
  • Kabar Hukum
  • Pilkada
  • Eksekutif
  • Advertorial
  • Traveling

© 2022 Copyrights Editor.co.id. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.