Dompu [EDITOR I News] – Semua jalur pendakian di gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat ditutup sementara akibat cuaca buruk.
Keputusan ini diambil oleh otoritas setempat karena pertimbangan faktor keamanan. Dan mereka pun sampaikan permohonan maaf.
Kepala Balai Taman Nasional Tambora, Abdul Azis Bakry mengatakan, penutupan berlaku mulai 28 Desember 2025 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Diungkapkan, rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan kondisi cuaca semakin ekstrem di wilayah Kabupaten Dompu dan sekitarnya, khususnya di wilayah Taman Nasional Tambora menjadi dasar pertimbangan penutupan seluruh jalur pendakian ke Tambora. Langkah pahit ini tak dapat dihindarkan.
Kendati demikian lanjut Azis, masyarakat masih bisa menikmati libur akhir tahun di destinasi wisata sekitar Tambora seperti obyek wisata air terjun Oi Marai di Resor Kawinda To’i dan Sanctuary Rusa Timor, di pintu masuk Doroncanga karena penutupan tidak berlaku di obyek wisata di atas.
Atas ketidaknyamanan ini, Balai TN Tambora berharap masyarakat dan calon pengunjung dapat memaklumi kebijakan tersebut. Ini dilakukan semata mata demi keselamatan seluruh pihak, baik pengunjung, porter, pemandu wisata, maupun petugas lapangan.
“Keputusan ini kami ambil untuk kebaikan dan keselamatan bersama, serta demi keberlanjutan kawasan Taman Nasional Tambora,” terang Azis, dalam keterangan pers yang diterima Kamis (25/12).
Terakhir ditambahkan, selain faktor keselamatan, penutupan aktivitas wisata juga bertujuan memberikan kesempatan bagi ekosistem hayati di kawasan Taman Nasional Tambora untuk melakukan pemulihan secara alami.









