Dompu [EDITOR I News] – Sektor pertanian masih memegang peranan strategis dalam membentuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Sektor ini menjadi primadona penyumbang PDRB tertinggi menurut lapangan usaha.
Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik, dari total PDRB Kabupaten Dompu, sebesar Rp8.510.655,9, sekitar 40 persen atau sebesar Rp3.373.944,5 bersumber dari sektor pertanian. Kemudian diikuti oleh sektor perdagangan yang menyumbang sebesar 16 persen atau setara dengan Rp1375.352,4.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kabupaten Dompu, Syahrul Ramadhan, Rabu (19/11/2025) mengklaim, sektor pertanian merupakan sektor yang tidak pernah tergoyahkan. Pada saat pandemi covid-19, sektor dimaksud tetap kokoh bahkan punya andil memperbaiki perekonomian.
Di tahun 2025, ia mengatakan bahwa sektor pertanian akan semakin bagus dan diyakini lebih mensejahterakan para petani, mengingat ada program ketahanan pangan presiden Prabowo Subianto yang masuk kedalam Asta Cita.
Maka dari itu dia berharap, petani mampu melakukan terobosan-terobosan, sehingga dapat meningkatkan produksi pertanian.
Apalagi sektor pertanian dapat menggerakkan sektor lain, terutama Jasa. Namun dibutuhkan intervensi penuh semua komoditi, terutama komoditi pangan, maka dipastikan ekonomi Dompu akan maju pesat.
“Tinggal bagaimana sekarang ada intervensi ketersediaan dan jaminan pasar,” pungkasnya. (/*).









