Rabu, September 28, 2022
Pembangunan

Pasca Uji Coba Budidaya Rumput Laut, Kepala DKP Optimis Kedepan Akan Berhasil

SUARABBC, Dompu – Optimis kedepan program budidaya Rumput Laut akan berhasil dikarenakan melihat perkembangan pasca uji coba yang dilakukan pada bulan September 2019 lalu terlihat semakin membaik. Demikian diutarakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Ir. Wahidin, M.Si, saat disambagi diruang kerjanya.

“Untuk program budidaya rumput laut ini kita sudah tidak punya dana lagi, karena sejak tahun 2017 lalu kita sudah menolak program ini dikarenakan sejak tahun 2015 kita uji coba rumput laut selalu gagal, meski begitu kita tetap berupaya memcoba dengan dana seadanya dan alhasil sekarang kita melihat sudah membaik,” kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, dirinya akan meminta bantuan kepala Desa setempat supaya mendanai program rumput laut ini, karena dirinya optimis kedepan rumpit laut akan berhasil.

Baca juga :   TMMD ke-104 Sukses Dilaksanakan, Dansatgas Paparkan Hasil Kegiatan Kepada Pangdam

“Kemarin saya mencoba mendatangi Kepala Desa Kwangko meminta supaya mengucurkan Dana Desanya untuk program rumput laut ini, saat itu saya juga mengajak Kepala Desa untuk melihat langsung hasil uji coba rumput laut, dan disitu dia (Kades, red) yakin bahwa rumput laut itu kedepan akan membaik, dan Kepala Desa bersedia mendanai program ini lewat Dana Desanya, dengan catatan pihak Dinas yang mengatur segala tekhnisnya,” tandasnya.

Untuk itu, dia terus menggerakkan tenaga tekhnisnya untuk mengukur salinitas air (tingkat keasinan air), karena salinitas air dengan angka 35 menurutnya bagus untuk mulai bisa ditanami rumput laut.

“Jadi sekarang saya mengarahkan tenaga lapangan saya untuk melihat kondisi air terus, ternyata salinitas air yang baik untuk rumput laut ini, dari angka 35 baru bisa mulai ditanam rumput laut,”.

Baca juga :   Selayang Pandang TMMD ke-104 Kodim 1614/Dompu

Perubahan sanilitas air sekarang sedang tinggi karenan musim kemarau, tingkat keasinan air itu tergantung kondisi cuaca, kalau musim kemarau begini sanilitasnya akan tinggi mencapai 40, tetapi kalau musim hujan dengan kondisi banjir juga maka, sanilitas air akan menurun mencapai 20, dengan begitu kita harus terus mengukur sanilitas air supaya kita bisa mulai tanam rumput launya dengan sanilitas angka 35” katanya, Kamis, 17 Oktober 2019. (Sp).

Related Posts

You cannot copy content of this page