Minggu, November 27, 2022
Pilkada

Partai Prabowo Mantap Bersama Ichtiar

SUARABBC, Dompu – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Cabang Dompu, Nusa Tenggara Barat, salah satu partai yang berhak mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu periode 2021-2026 dalam Pilkada yang bakal digelar pada bulan September 2020 mendatang.

Didalam Pemilu bulan April 2019 lalu, partai besutan Prabowo Subianto itu memperoleh 4 kursi di DPRD Dompu, dan termasuk Parpol yang berhak menduduki unsur pimpinan DPRD pada posisi wakil ketua.

Jumlah 4 kursi yang dimiliki Gerindra akan menjadi posisi tawar didalam komunikasi dan lobi politik dengan para kandidat yang akan berkompetisi pada pesta demokrasi lokal lima tahunan dimaksud, karena salah satu syarat bagi calon Bupati dan Wabup yang akan maju harus didukung minimal 20 persen dari jumlah kursi di DPRD atau 25 persen dari perolehan suara sah daerah dalam Pemilu. Misalnya jumlah kursi DPRD Dompu sebanyak 30, berarti 20 persen dari 30 yaitu 6 kursi.

Baca juga :   Nasdem Dompu hanya akan mengusung kandidat yang punya komitmen terhadap Partai

Salah satu figur yang akan tampil sebagai calon Bupati Dompu yaitu H. Ichtiar Yusuf, S.H. Kepala Dinas Dikpora Dompu tersebut sudah memantapkan niat untuk bertarung dengan kandidat lainnya. Dia pun memastikan akan maju menggunakan kendaraan Parpol, dan Gerindra salah satu Parpol yang dipilih Ichtiar menjadi kendaraan politik nya.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Dompu Kurnia Ramadhan tidak menampik bahwa Ichtiar sudah membangun komunikasi dan lobi-lobi politik dengan dirinya perihal akan maju sebagai calon Bupati Dompu.

Saat dihubungi, pada Kamis, 27 Juni 2019, Kurnia mengungkapkan, “Bahkan sudah beberapa kali Haji Ichtiar bersilaturrahmi dengan saya, menyampaikan keinginannya agar diusung oleh Gerindra. Beliau pernah kerumah, dan sering berkomunikasi dengan saya soal hajatannya di 2020 mendatang,” terang dia.

Baca juga :   Pendaftaran bapaslon sesuai protokol covid-19

“Figur Ichtiar dalam pandangan kami adalah figur yang terbuka, apa adanya, dan tidak malu-malu,” ujar dia lagi.

Kendati demikian, Gerindra tidak langsung mengambil sikap, karena masih ada mekanisme dan prosedur partai yang harus dilalui. “Yang penting tetap bangun komunikasi dan silaturrahmi, karena didalamnya terdapat keberkahan, dan akan terbangun kesepahaman,” pungkas anggota DPRD Dompu itu. (my).               

Related Posts

You cannot copy content of this page