EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
    • Eksekutif
    • Legislatif
    • Yudikatif
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
    • Pemilu
    • Pilgub
    • Pilkada
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
No Result
View All Result
EDITOR I News
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Korupsi
  • Liputan Mendalam
  • Demokrasi
  • Karangan Khas
  • Viral
  • Tren
Home Inovasi

Mitigasi risiko pengelolaan dan pengawasan anggaran dengan SiKOMPAS

Prinsip ini sejalan dengan tren pengawasan modern di mana civil society menjadi “mata dan telinga” publik, bukan sekadar penerima manfaat

14 Agustus 2025
in Inovasi
0 0
0
đź“· SiKOMPAS adalah sebuah terobosan besar untuk memitigasi risiko perencanaan penganggaran dan pengawasan program ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Dompu. (AI).

đź“· SiKOMPAS adalah sebuah terobosan besar untuk memitigasi risiko perencanaan penganggaran dan pengawasan program ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Dompu. (AI).

Share on FacebookShare on Twitter

Dompu [EDITOR I News] – Di dalam pelaksanaan anggaran pemerintahan, kerap muncul persoalan baik masalah efektifitas, masalah administrasi, maupun soal hukum. Termasuk diantaranya anggaran untuk program ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan.

Tahun 2024 misalnya, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan dari total Rp131 miliar anggaran untuk program ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan, sekitar Rp89 – Rp90 miliar dinyatakan tidak efektif.

Tentunya hasil temuan di atas adalah problematika sekaligus tantangan pembangunan kedepan.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, melalui Inspektorat sudah mempersiapkan gebrakan untuk menutup kebocoran dan ketidakefektifan anggaran dimaksud.

Terobosan itu digagas oleh pelaksana tugas Inspektur Inspektorat Kabupaten Dompu, Nukman Ahmad, dinamai SiKOMPAS atau Sinergi dan Kolaborasi Mitigasi Risiko Perencanaan, Penganggaran, dan Pengawasan Program Ketahanan Pangan dan Pengentasan Kemiskinan, sebagai proyek perubahan tugas Diklat PKN TK II.

Baca juga :   Bagian Tatapem Setda Dompu sukses lakukan pendampingan pengisian aplikasi SPM

Dia kemukakan, temuan BPKP sebesar 89 sampai 90 miliar rupiah tersebut cukup mengejutkan pihaknya.

Katanya, ada kekeliruan penempatan program, kegiatan, bahkan subkegiatan yang seharusnya mendukung pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan, tetapi malah tidak mengarah ke tujuan itu.

“Ini harus segera dibereskan,” ujarnya, Kamis (14/08/2025).

Makanya, metode SiKOMPAS diyakini bisa menjawab kebuntuan karena ada pelibatan masyarakat sipil bukan hanya pelengkap seremonial, tetapi menjadi bagian inti pengawasan. Mereka dilibatkan mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi.

Ketika masyarakat terlibat aktif jelas dia, resistensi melalui protes atau pelaporan hukum bisa dicegah. Ada rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.

“Prinsip ini sejalan dengan tren pengawasan modern di mana civil society menjadi “mata dan telinga” publik, bukan sekadar penerima manfaat,” ucapnya lagi.

Baca juga :   Inspektorat Tanggani Berbagai Masalah Pemdes dan OPD

Model seperti ini telah terbukti di sejumlah daerah mampu menekan potensi penyimpangan dan mempercepat perbaikan kebijakan.

Selain SiKOMPAS, Nukman menekankan penggunaan Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) secara konsisten. Selama ini, SPIP sering dianggap formalitas yang baru dijalankan di akhir tahun menjelang audit.

“Padahal pengendalian internal itu harus dilakukan setiap saat. Kalau dilakukan sejak awal, risiko bisa diminimalkan tanpa menunggu auditor datang,” katanya.

Dengan SPIP yang aktif, setiap potensi pemborosan atau penyimpangan bisa dihentikan di tahap perencanaan atau pelaksanaan, sebelum uang terlanjur keluar.

Page 1 of 2
12Next
Tags: inspektorat dompunukman ahmadSiKOMPAS
ShareTweetSend

Related Posts

No Content Available

Berita Rekomendasi

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD
Bakti Sosial

Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

23 Juni 2026

Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

25 Juni 2026

Populer

  • Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    Donor darah HUT Bhayangkara 80, Polres Dompu gandeng UPD RSUD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar pelatihan legalitas usaha, RB Pertamina Dompu – LKP Putra Sativa dorong penjahit lokal naik kelas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Memantik kesadaran kolektif, Kajari Dompu inisiatif donor darah sukarela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Dompu – RSUD Manggelewa sepakati pelayanan darah yang aman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baznas Dompu distribusikan bantuan 1 miliar lebih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Hadir sejak tahun 2017. Menjawab tuntutan kebutuhan informasi masyarakat.

Pedoman Media Siber

Mengenai EDITOR | News

Karir

Beriklan

© 2022 Copyright Editor.co.id - Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
  • Pembangunan
  • Headline
  • Kolom & Opini
  • Kabar Hukum
  • Pilkada
  • Eksekutif
  • Advertorial
  • Traveling

© 2022 Copyrights Editor.co.id. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang.