Jumat, Oktober 7, 2022
Kabar Hukum

Acuh Dengan Corona, 4 Wanita ini Malah Berjudi, Akhirnya….

SUARABBC.COM, Dompu – Empat wanita di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, bukannya mengurus anak dan suami, malah asik berjudi. Mereka juga tidak perduli ditengah ancaman virus corona. Akhirnya harus berurusan dengan Polisi.

Keempatnya digulung tim gabungan khusus Polsek Dompu dan Opsnal Reskrim Polres Dompu.

Ibu-ibu terbilang muda tersebut yaitu SU, (40 tahun), swasta., ES, (38 tahun), swasta., SP, (27 tahun), swasta., dan FA, (48 tahun), pedagang. Semuanya warga Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu.

Menurut Ps, Paur Kabang Humas Polres Dompu, AIPTU Hujaifah, penangkpan berawal dari informasi masyarakat, bahwa ada perjudian domino qiu-qiu disalah satu rumah panggung milik RM, yang terletak di Kampung Samporo, Lingkungan Bali Barat, Kelurahan Bali Satu.

Baca juga :   Dedikasi tanpa batas : Cerita Kapolsek Pekat harus menerobos hingga kepelosok Gunung Tambora

Mendapat informasi tersebut, Polisi melakukan pengecekan. Setelah dipastikan kebenarannya, Kapolsek Dompu IPDA Kadek Suadaya Atmaja langsung turun ke lokasi bersama tim, dan disitu didapati ada permainan judi. Tanpa berlama lama, Kadek langsung memerintahkan anggota nya untuk melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap terduga pelaku.

Selain mengamankan terduga pelaku, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang pecahan Rp. 10.000 dan Rp. 20.000, masing-masing sebanyak 9 lembar dan 7 lembar.

Kemudian uang pecahan Rp.50.000 dan 100.000 rupiah masing-masing 1 lembar. Petugas juga mengamankan uang pecahan Rp. 5.000 sebanyak 5 lembar, uang pecahan Rp. 2.000 sebanyak 2 lembar dan uang pecahan Rp. 1.000 sebanyak 1 lembar. Dimana total uang yang diamankan Rp. 410.000.

Juga ikut diamankan 2 pasang kartu Domino, 1 tas pinggang, 1 tas dompet, 1 bungkus rokok, 1 lembar tikar, 1 botol merek Aqua, 1 buah mangkok besi, 1 sisir, topi, dan alat mancing, serta 2 unit telepon genggam.

Baca juga :   Ditolak di Dorotangga, Jenazah corona dimakamkan di Manggelewa

Setelah terduga pelaku dan barang bukti diamankan, mereka lalu digiring ke Sat Reskrim Polres guna proses lebih lanjut.

Diungkapkan, dalam operasi itu, sebenarnya ada 6 orang terduga pelaku, yaitu 2 orang laki-laki, namun mereka berhasil melarikan diri sebelum anggota tiba di lokasi penggerebekan.

“Mereka terjaring dalam operasi penyakit masyarakat yang digelar pada hari Jum’at, (03/04/2020) sekitar pukul 16.30 Wita,” terang Hujaifah.

Dalam penangkapan kali ini sedikit berbeda, karena tempat perjudian mereka tersembunyi, lokasinya cukup merepotkan petugas yaitu dibawah kolong rumah panggung. (ib).

Related Posts

You cannot copy content of this page