Dompu [EDITOR I News] – Karang Taruna (KT) Lambesi Poro, Kelurahan Potu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, sukses mengadakan pemilihan ketua untuk periode 2026-2030, tanpa cela.
Proses pemilihan yang berjalan lancar tapi alot itu digelar pada Kamis (16/04/2026) pagi, bertempat di aula kantor Kelurahan Potu.
Alhasil, sang kandidat Patriot Muslim, merupakan nakhoda baru organisasi kepemudaan tingkat kelurahan Potu usai mendulang suara mayoritas.
Putra kedua dari politisi PPP Ir. Islamsyah tersebut merupakan delegasi dari Lingkungan Potu Timur. Memiliki skill di bidang olahraga terutama volly ball dan sepak bola.
Keluar sebagai sang juara, pemilik akun facebook Rot Bono itu jawara setelah mendegradasi tiga rival lainnya dalam pemilihan satu putaran.

Rot, sapaan Patriot Muslim, kini menjelma orang nomor satu di jajaran KT. Lambesi Poro. Terlahir dari keluarga birokrasi dan politisi.
Kader Diwu Kalio yang Visioner
Mantap mencalonkan diri sebagai calon ketua KT. Lambesi Poro, Rot tidak datang dengan kepala kosong melainkan hadir bersama gagasan yang visioner, yaitu mendorong generasi muda menjadi generasi aktif dan kreatif sebagai garda terdepan membangun lingkungan yang maju, berbudaya, dan berdaya saing yang diaktualisasikan kedalam program kerja organisasi.
Dengan begitu, keberadaan pemuda dalam wadah KT. Lambesi Poro akan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
Itulah intisari cita-cita mulia mantan anggota paskibra tingkat Kabupaten Dompu tersebut.

Demokrasi Intelek
Kendatipun KT. Lambesi Poro merupakan organisasi kepemudaan di tingkat bawah, namun mengajarkan demokrasi yang cerdas, sehat, kompetitif, dan beradab. Ini sekaligus potret intelektualitas Dou Potu (masyarakat Potu, red).
Mekanisme pemilihan diawali penyampaian visi misi para calon. Tahapan ini merupakan arena perang gagasan diantara para kandidat. Disini mereka memaparkan arah dan program kerja organisasi.
Setelah itu, dilanjutkan proses pemilihan ketua. Untuk KT. Lambesi Poro, pemilihnya berasal dari 15 RT, di mana masing-masing RT diwakili oleh dua orang, ditambah suara para calon ketua. Karena pemilihan periode ini terdapat 4 calon ketua, maka total jumlah suara sebanyak 34 suara.





