Rabu, Agustus 17, 2022
Headline

Breaking News : Banjir kepung Bima keadaan sangat parah

Editor, Bima – Keadaan terburuk hari ini dialami masyarakat di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Empat Kecamatan dikepung banjir bandang dengan ketinggian air seatap rumah yang disebabkan curah hujan tinggi dari pagi hingga malam pada hari Jum’at (2/04/2021).

Diperkirakan belasan ribu rumah tenggelam.

Masyarakat mengalami kerugian materil karena ratusan hektar tanaman padi terancam gagal panen, ratusan ton jagung ikut terendam air dan sebagian hanyut terbawa banjir. Bahkan ewan ternak ikut tersapu.

Informasinya, jembatan di Desa Campa, Bolo dan Rade terputus akibatnya warga terisolir.

Banjir melumpuhkan seluruh aktivitas di empat Kecamatan.

Kemudian beredar di media sosial facebook, warga di Kecamatan Bolo dan Madapangga alami kelaparan, mereka sangat membutuhkan makanan, juga pakaian dan obat obatan.

Berikut data sementara yang beredar di akun facebook, empat Kecamatan di Bima terdampak banjir.

1. Kecamatan Madapangga : Desa Campa, Desa Woro, Desa Monggo, Desa Tonda, Desa Rade, Desa Ncandi, Desa Dena dan Desa Tambe.

2 . Kecamatan Bolo : Desa Timu, Desa Bontokape, Desa Darussalam, Desa Sanolo, Desa Sondo, Desa Kananga, Kampo Sigi, Kancoarida dan Rato.

3. Kecamatan Monta : Wilayah Pela, Tangga, Monta, Sie dan Simpasai. Wilayah-wilayah tersebut digenangi banjir akibat air bah efek dari debit air tinggi di Dam Pelaparado sehingga meluap ke permukiman warga.

Baca juga :   Kades Rababaka Dompu ditetapkan tersangka korupsi

4. Kecamatan Woha : Wilayah Kecamatan Belo dan Tente, Desa Nisa, Samili, Kalampa, Talabiu, Padolo, Penapali hingga Desa Godo. Akibat luapan sungai dari arah Langgudu Barat dan diperparah oleh luapan Dam Pelaparado dari arah selatan dan air laut pasang sore hari.

Jumlah jiwa terdampak banjir di Kabupaten Bima

A. Kecamatan Madapangga
1. Desa Campa 253 KK 771 Jiwa
2. Desa Woro 302 KK 906 Jiwa
3. Desa Tonda 451 KK 1353 jiwa
4. Desa Dena 296 KK 981 jiwa
5. Desa Ncandi 112 KK 318 Jiwa
6. Desa Rade 258 KK 1032 Jiwa

B. Kecamatan Bolo
1. Desa Tambe 285 KK 895 Jiwa
2. Desa Rasa Bou 193 KK 587 jiwa
3. Desa Leu 176 KK 536 Jiwa
4. Desa Bonto Kape 97 KK 301 Jiwa
5. Desa Nggembe 221 KK 613 jiwa
6. Desa Kananga 305 KK 927 Jiwa
7. Desa Rato 248 KK 753 Jiwa
8. Desa Timu 237 KK 691 Jiwa

Baca juga :   Cacat Hukum dan Khianati Rakyat : PAW Fraksi PAN DPRD NTB Harus Chika Bukan Sukrin

C. Kecamatan Woha
1. Desa Naru 1005 KK 3015 Jiwa
2. Desa Nisa 605 KK 2000 Jiwa
3. Desa Raba Kodo 334 KK 1000 Jiwa
4. Desa Tenga 167 KK 500 Jiwa
5. Desa Tente 154 KK 500 Jiwa
6. Desa Wadu Wani 67 KK 200 Jiwa
7. Desa Tala Biu 504 KK 1500 Jiwa
8. Desa Pena Pali 235 KK 705 Jiwa
9. Desa Donggo Bolo 102 KK 305 Jiwa

D. Kecamatan Monta
1. Desa Baralau 135 KK 397 Jiwa
2. Desa Simpasai 152 KK 471 jiwa
3. Desa Sie 173 KK 518 Jiwa
4. Desa Sakuru 134 KK 410 Jiwa
5. Desa Pela 87 KK 253 Jiwa
6. Desa Tangga 207 KK 609 Jiwa
7. Desa Monta 103 KK 315 Jiwa

Sumber data dari Tagana Kabupaten Bima (akun facebook).

Banjir juga melanda Kabupaten Dompu. Kerugian tak terelakkan seperti padi di Desa Wawonduru, Kecamatan Woja, rusak dan terancam gagal panen karena digenangi air.

Kemudian puluhan ton jagung hasil panen yang dijemur di Lapangan Desa Tembalae, Kecamatan Pajo, terendam air.

Related Posts

You cannot copy content of this page