Dompu [EDITOR I News] – Pemerintah Kabupaten Dompu, meyakinkan bahwa pihaknya akan mempertahankan lahan pertanian irigasi teknis untuk komoditas padi, hal ini untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
Luas lahan padi di Dompu saat ini mencapai 25.445 hektare, dengan total luasan lahan padi keseluruhan mencapai 32.328 hektare.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Dompu, Syahrul Ramadhan, mengatakan bahwa lahan padi diluar irigasi teknis dapat dialihkan ke komoditas lain seperti jagung, kedelai, atau kacang hijau.
Namun, untuk lahan irigasi teknis dan semi irigasi teknis, pemerintah tetap mendorong petani mempertahankan komoditas padi.
“Petani merasa lebih aman menanam padi, apalagi ada pendampingan dari TNI melalui Babinsa serta jaminan harga dari Bulog,” kata Syahrul, Senin (02/02/2026).
Pada tahun 2026, Kabupaten Dompu mendapat program cetak sawah baru seluas 1.000 hektare, dan lahan tersebut akan diarahkan untuk pengembangan komoditas non-padi.
Kebijakan ini diambil agar perluasan komoditas non-padi tidak mengganggu lahan padi yang sudah ada.
“Sekaligus mengembalikan fungsi lahan pertanian yang sebelumnya beralih ke fungsi lain,” kata Syahrul Ramadhan. (*/ZB).









